TC U-11 Juara I Festival Rahmani Cup III

TC-News. SSB Tunas Cileungsi mengawali tahun 2012 dengan gemiliang, betapa tidak pada awal tahun 2012 ini anak asuh coach Iwan dan coach Nendi U-11 berhasil memberikan  hasil yang membanggakan yaitu meraih juara I Festival Rahmani Cup III. Gelar juara tersebut diraih SSB TC setelah team binaan coach Iwan  dan coach Nendi dalam final menumbangkan SSB Citeureup  Raya 1-0 di Lapangan Gelora Benteng Bogor, Minggu (22/01/2012).

Kegembiraan yang dirasakan kubu Tunas CIleungsi asuhan pelatih Iwan dan Nendi memang pantas mereka luapkan. Anak-anak berjuang maksimal dan mereka punya skill yang bagus, ini mereka buktikan dengan menjuara gorup C dengan nilai sempurna yaitu point 12.  Dan sebagai catatan bawah dari awal kompetisi sampai final gawang Tunas CIleungsi U-11 masih perawan alias tidak kebobolan. Sementara team U-13 masih belum beruntung, anak-anak U-13 pada turnamen kali ini harus mengakui bawah team lawan lebih baik dan tentunya mesti berlatih lebih giat lagi.

Sebelum penyerahan piala perwakilan dari SSB Tunas CIleungsi diminta oleh pihak panitia untuk memberikan kesan dan pesan yang dalam hal ini diwakili oleh pak Achdiat sebagai ketua SSB Tunas Cileungsi. Memang dalam pelaksanaan turnamen kemarin sudah cukup bagus, namun kedepannya harapan kami pihak panitia memberikan aprisiasi juga kepada pencetak gol terbanyak dan pemain terbaik yang mana dalam turnamen kemarin tidak ada.

 

 

Dengan keberhasilannya menjuarai Festival Rahmani Cup  yang  ketiga (3)  ini, maka SSB Tunas Cileungsi  menerima piala dan uang pembinaan sebesar Rp 1,5 juta.

 

 

 

 

Festival Rahmani Cup III

Berdasarkan hasil undian kemarin SSB Tunas CIleungsi kelahiran 2001 berada di group C, sementara TC kelahiran 1999 berada pada group A. TC 2001 satu group dengan JFA, SSj, AFC, dan GCM. Sementara TC 1999 satu group dengan PERSIGAWA, STUDY, SATRIA PAKUAN, DAN SSj A.

KLASMEN 2001

GROUP C

KLUB MENANG SERI KALAH NILAI
TUNAS CILEUNGSI  4  0  0  12
GCM  2  1  1  7
SSJ
AFC
JFA

KLASMEN 1999

GROUP A

KLUB MENANG SERI KALAH NILAI
TUNAS CILEUNGSI
STUDY
PERSIGAWA
SATRIA PAKUAN
SSJ A

Persiapan Ikut Fetival Rahmani Cup III

SSB-TC News. Dalam rangka menghadapai turnamen Fetival  Rahmani Cup ke 3 pada tanggal 21 dan 22 Januari 2012, SSB Tunas Cileungsi melakukan sesi latihan dilapang Grand Futsal CIleungsi. Hal ini dilakukan gara-gara lapangan yang biasa digunakan untuk latihan tidak layak pakai selama musim hujan ini.

 

Oleh sebab itulah coach Iwan dan coach Nendi memberikan sesi latihan dilapangan futsal untuk mematangkan persiapan ikut turnamen.

 

 

 

 

Pada hari minggu kemarin tanggal 15 Januari 2012 anak-anak SSB Tunas CIleungsi yang ikut turnamen melakukan skrining di Bogor, Skrining ini dilaksanakan di sekretariat SSB Rahmani FC di Bogor.

Untuk anak-anak SSB TC yang ikut bertanding selamat berjuang, semoga kalian mendapatkan prestasi yang membanggakan. Sedangkan anak-anak TC yang belum terpilih untuk ikut turnamen jangan berkecil hati, latihan lagi yang giat biar kalian bisa diikutsertakan oleh pelatih pada turnamen-turnamen berikutnya. Dan jangan lupa kita do’akan semoga teman-teman kalian yang ikut Fetival Rahmani Cup III bisa mengharumkan nama SSB Tunas CIleungsi.

Tunas Cileungsi siap ikut festival Rahmani Cup 3

Fetival Rahmani Cup ke 3 pada tanggal 21 dan 22 Januari 2012 akan diselenggarkan dalam 2 ( dua ) kelompok umur, yaitu kelahiran 1999 dan kelahiran 2001. Dengan jumlah peserta sebanyak 20 tim untuk setiap kelompok umur yang dibagi dalam 4 pool. Setiap tim akan bermain 4 ( empat ) kali dalam setiap poolnya demikian informasi dari undangan yang kami terima.

Tunas Cileungsi akan mengirim 2 ( dua ) tim untuk festival ini yaitu kelompok umur 10 dan 11 tahun. Sebanyak 27 siswa SSB sudah disiapkan oleh coach Iwan untuk ikut festival kali ini. Dengan rincian 15 orang untuk usia 10 tahun dan 12 orang untuk  usia 11 tahun.

 

 

Untuk menghadapi festival kali ini coach Iwan menitik beratkan latihan pada tendangan adu penalti. Berdasarkan pengalaman sebelumnya anak-anak TC sering gagal dalam eksekusi adu penalti. Untuk itu lah coach Iwan memberikan latihan khusus pada tendangan adu penalti

 

Penjaga gawang Tunas CIleungsi Revaldo dan Rizky Akbar pada sesi latihan tendangan adu penalti.

Persiapan Turnamen Ptrostream Sporteo Cup Bekasi 2011

SSB Tunas Cileungsi yang tampil sebagai juara II pada Turnamen Sena Cup Nanggung U-12 erus melakukan persiapan untuk menghadapi turnamen Ptrostream Sporteo Cup Bekasi 2011 minggu depan.

Tunas Cileungsi pada turnamen ini mengirim tiga team yaitu U- 11 dua team dan satu team lagi U-13.

Melihat kesiapa anak asuhnya coach Iwan optimis bisa menembus final pada turnamen kali ini. Namun sepak bola tidak bisa dihitung secara matematis, semua bisa terjadi demikian lanjut coach Iwan. Oke deh coach semoga anak asuhnya bisa memberikan yang terbaik untuk turnamen kali ini….

Festival ke II Ulang Tahun Bina Taruna JakTim ke 39

Dua hari berturut-turut anak asuh coach Iwan ikut turnamen Festival Ke II Ulang tahun Bina Taruna Jakarta Timur ke 39 yaitu hari sabtu dan minggu tanggal 26 November dan tanggal 27 November 2011.  Namun yang ikut bertanding dari Tunas Cileungsi untuk kali ini hanya usia 9 tahun.

Dari 4 kali bermain Ibnu cs belum berhasil meraih kemenangan, akan tetapi kerja keras dan usaha anak-anak usia 9 tahun sudah cukup bagus.  Dengan hasil ini menunjukan bahwa anak-anak perlu latihan yang lebih giat lagi, jangan malas-malasan lagi. Tunjukan kalau anak-anak TC usia 9 tahun bisa jadi juara juga. Oke anak-anak jangan putus asa, latihan yang giat lagi… Bravo buat Tunas CIleungsi.

 

Tunas Cileungsi Juara 2 di Turnamen Sena Cup

Anak asuh Coach Iwan lagi-lagi meraih prestasi yaitu Juara II pada Turnamen Sena Cup Nanggung U-12.  Tunas CIleungsi harus mengakui keunggulan SSJ Kodya Bogor. SSB Kodya BOgor merupakan juara 3 danone Jawa Barat. Selain Juara II anak asuh coach Iwan masih ada prestasi lain yaitu Top Score yang diraih oleh Wisnu dan Pemain terbaik yang diraih oleh Aditya DP.

 

The Best Players  ADP

Top Score  Wisnu

Arief  The Capten

Coach Iwan & Gonzales…

TC Senior vs Glora Tua

Minggu 31 Juli 2011 dalam rangka memeriahkan latihan persahabatan antara SSB Tunas CIleungsi dengan Glora Muda, maka diadakan juga Tanding eksibisi antara orang tua SSB TC dengan SSB Glora Muda.

Dalam pertandingan eksibisi tersebut TC Senior kalah 3-1 melawan Glora Tua.  Harus sering-sering latihan nih bapak-bapak para orang tua ssb tunas cileungsi biar kalau ada pertandingan eksibisi lagi ga malu-maluin.

Rencananya coach Iwan para bapak-bapak akan dikasih waktu 15-20 menit tiap minggu sore untuk latihan. Mari bapak-bapak kita ikut latihan, tujuan utamanya adalah cari keringat biar sehat bukan untuk sparing dengan orang tua ssb lain.

SSB Tunas Cileungsi Masuk Final Turnamen Mahkota CUP

SSB Tunas Cileungsi masuk final, setelah diperempat final mengalahkan SSB Jagakarsa dalam adu penalti dengan skor 2:1 dalam  Turnamen SSB Se-JABODETABEK yang memperebutkan pialah Mahkota CUP, di lapangan Koni Pancoran, Jln. Cagar Alam Depok,  Minggu (17/7) sore.

Dalam pertandingan 2×15 menit itu, kedua tim kesebelasan berakhir dengan skor kacamata. Sebetulnya Tunas Cileungsi punya peluang besar untuk memenangkan pertandingan tanpa adu penalti setelah mendapat hadiah tendangan penalti, namun algojo Tunas Cileungsi Arief gagal membobol gawang Jagakarsa.  Skor akhir tetap 0:0 sampai peluit panjang ditiup oleh wasit.

Pada tendangan penalti algojo-algojo yang di tunjuk oleh coach Iwan adalah: Ade, Ajie, dan Arief. Namun yang berhasil membobol gawang Jagakarsa hanya Ade, sedangkan Arief dan Ajie membentur tiang gawang. Begitu juga dengan algojo dari Jagakarsa hanya mampu memasukan 1.  Berhubung skor tetap imbang maka masing-masing SSB dikasih penendang 1 lagi. Dari kubu TC coach Iwan sempat memberi kesempatan kepada anak didiknya untuk menjadi algojo, tapi sepertinya ada beban mental bagi anak-anak setelah pada turnamen sebelumnya gagal meraih kemenangan lewat adu penalti juga.

Akhirnya pilihan jatuh pada Gabriel, setelah ditanya oleh coach Iwan siap tidaknya dan Gabriel menyatakan siap. Dan itu dia buktikan dengan membobol gawang Jagakarsa. Semua orang tua dan teman-temannya langsung menyerbu Gabriel karena dia adalah pahlawan TC.. Sang pahlawan pun sempat menangis terharu…

Pada pertandingan final minggu depan TC akan berhadapan dengan Kabomania. Ayoo anak-anak TC kamu pasti bisa.

You Are the Hero Man….

 

SSB yang berkualitas

Saat ini marak sekali SSB ( Sekolah Sepak Bola). Hal ini tentunya cukup membingungkan bagi orang tua yang mau serius memasukan anaknya ke Sekolah Sepak Bola yang sesuai dengan harapannya.

Berikut ada beberapa tips atau panduan bagi orang tua dalam mencari SSB yang sesuai standar.

  1. Program dan kurikulum: Aspek ini mencakup kesesuaian usia dan program latihan. Hal ini berguna agar program latihan bisa berjalan secara maksimal dan efektif. Biasanya SSB yang memiliki kurikulum jelas memiliki manajemen organisasi yang baik dan diisi oleh orang-orang yang kompeten, paham pengembangan pendidikan anak.
  2. Manajemen. SSB yang berkualitas biasanya memiliki struktur manajemen yang baik. Misalnya mereka memiliki kepala sekolah, kepala pelatih, asisten pelatih di berbagai level usia, bendahara, fisioterapis, sekretaris, atau bahkan humas.
  3. Lisensi pelatih. Perlu untuk menanyakan lisensi pelatih, seperti A atau B dari AFC (Federasi Sepak Bola Asia) atau FIFA (badan sepak bola dunia). Untuk menjadi pelatih SSB tidak mudah. Seorang pelatih SSB minimal harus memiliki lisensi C nasional. Sehingga dia akan tahu persis kapan harus latihan, game, atau pembentukan karakter.
  4. Training time. Dapat dipastikan SSB yang baik memiliki jadwal latihan yang konsisten dan terukur. Pilihlah sesuai kebutuhan anak.
  5. Latar belakang. Tidak ada salahnya mengetahui tentang latar belakang sebuah SSB. Seperti di luar negeri, akademi sepak bola yang sudah mapan biasanya dibangun oleh pribadi-pribadi yang teguh mencintai dunia sepak bola. Semakin tua usia SSB salah satu pertanda bahwa lembaga tersebut mumpuni.
  6. Kemandirian. Setiap SSB memiliki kebijakan masing-masing. Biasanya SSB yang berkualitas memiliki kedisiplinan untuk menumbuhkan kepercayaan, sikap, dan kemandirian siswanya. SSB yang sudah mapan juga memberi pemahaman lain seperti attitude dan kewirausahaan. Ini diperlukan jika siswa pada akhirnya pensiun bermain bola atau tidak lolos seleksi.
  7. Aktif berkompetisi dan prestasi. Menurut ketentuan FIFA, SSB sebaiknya melakoni 600 jam pertandingan per tahunnya. Itu artinya, rata-rata setiap pekan bermain di dua laga resmi. Beberapa SSB di Jakarta, Medan, dan Surabaya sadar soal itu. Mereka pun rutin ikut kompetisi reguler di bawah PSSI. Beberapa SSB menyiasatinya dengan mengadakan turnamen sendiri.